Di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah bahwa Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari (jenis) dirimu sendiri agar kamu merasa tenteram kepadanya. Dia menjadikan di antaramu rasa cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.
(Q.S Ar Rum : 21)
Siapa sangka, jodoh ternyata sedekat lingkungan tempat tinggal.
Berawal sebagai tetangga biasa, mereka sering berpapasan tanpa banyak cerita. Senyum singkat, sapa sederhana, dan kebiasaan bertemu di lingkungan yang sama menjadi bagian dari hari-hari mereka. Tidak ada yang istimewa saat itu—hingga waktu perlahan mengubah kebiasaan menjadi perhatian.
Dari obrolan ringan hingga saling mengenal lebih dalam, kedekatan pun tumbuh tanpa disadari. Lingkungan yang sama menjadi saksi bagaimana rasa nyaman berkembang, bagaimana tawa dibagi, dan bagaimana dukungan hadir dalam hal-hal sederhana.
Perjalanan yang dekat secara jarak, namun tetap membutuhkan keyakinan. Hingga akhirnya, dua hati yang awalnya hanya bertetangga, memilih untuk melangkah bersama dalam satu tujuan dan pulang kerumah yang sama
Kini, dengan penuh rasa syukur, mereka memutuskan untuk mengikat janji suci pernikahan. Dari tetangga menjadi pasangan hidup, siap menua bersama dan menjadikan cinta sebagai tempat pulang yang sesungguhnya.
